Kejurnas IXOR 2017 – Final Round: Mencari Juara Sejati Kelas Paling Bergengsi Kejurnas IXOR 2017 – Final Round: Mencari Juara Sejati Kelas Paling Bergengsi
Pertarungan Seri Pamungkas Kejurnas Indonesia Xtreme Off Road Racing (IXOR) 2017, khususnya di kelas FFA 8 Silinder Pro bakal berlangsung super ketat. Dari 150... Kejurnas IXOR 2017 – Final Round: Mencari Juara Sejati Kelas Paling Bergengsi

shakedown1

Pertarungan Seri Pamungkas Kejurnas Indonesia Xtreme Off Road Racing (IXOR) 2017, khususnya di kelas FFA 8 Silinder Pro bakal berlangsung super ketat. Dari 150 starter, Kelas Pemuncak di Grup G5 ini diikuti 14 peserta dengan spek kendaraan tubular yang canggih. Selain itu di trek Paramount Serpong kali ini, Subhan Aksa – juara best overall IXOR Seri 2 kembali ikut meramaikan kelas FFA 8 Silinder Pro. Pun demikian dengan Doug Mittac – offroader asal Amerika Serikat yang juga driver di Seri Lucas Oil Off Road Racing USA kembali turun. Setidaknya itu yang terpantau ketika shakedown hari ini. Haji Sam yang seri 4 kemarin digantikan Doug Mittac juga kembali bertanding. Sayang, TB Adhi ternyata kali ini tak lagi turun di Kelas FFA 8 Silinder Pro karena tunggangannya masih bermasalah. Untuk obat gatal dan pelipur lara TB Adhi tetap balapan tapi dengan Jeep Cherokee. Tentu tak lagi di kelas FFA 8 Silinder Pro tapi di Kelas G4.2. Waduh..! Padahal ini momentum yang pas untuk membuktikan siapa juara sesungguhnya.

shakedown5

shakedown6
Pesertanya di Kelas 8 Silinder Pro tergolong cukup berat. Sebut saja ada nama seperti Johni Saputra dan Doni Saputra offroader muda pemegang peringkat 1 dan 2 sementara. Masih ada lagi Sungkar bersaudara yaitu Rifat dan Rizal, Rihan Fariza,  Hariono, Yusdar Umar, Atuy Fatturahman, Ijeck  da sebagainya. Tapi ubahan trek yang dibikin Eri Rinzani rasanya bakal bikin peta pertarungan akan seru. “Karena waktunya sangat terbatas maka tak banyak pilihan memodifikasi trek. Hanya ada 3 jumpingan baru selebihnya perbaikan trek saja. Hehehehe,” kata Eri Rinzani. Pacenote yang sudah dibuat pun ada perubahan. “Saya suka trek ini. Sangat tricky dan lebih teknikal,” kata Doug Mittag usai mengikuti latihan resmi.

shakedown4
Saat latihan resmi Jumat (10/11) yang sempat diwarnai turunnya hujan jelang berakhirnya waktu yang ditetapkan, banyak peserta yang terkaget-kaget dengan ubahan trek yang baru. “Jumpingannya bikin ngilu. Bakal diubah lagi nggak yaa sudut jumpingnya?,” kata Robby Prasetyo – navigator Haji Gandi di Tim AHSRT. Masih mungkin diubah nggak ya? Demikian sejumlah obrolan yang sempat goffroad.com dengar saat breifing peserta. Ketika berdiskusi dengan Eri Rinzani akhirnya didapat kesimpulan tak akan dilakukan perubahan lagi. Karena ketika dijajal semua lintasan aman. Maka driverlah yang harus siap melakukan penyesuaian dengan segala macam kondisi. Termasuk  bila perlu mengubah style menyetir ketika di dalam trek Serpong.

haripertama7
Meski sempat disiram dengan truk tangki air, debu tebal tetap selalu beterbangan ketika dilewati kendaraan kelas FFA 8 Silinder Pro. Debu ini bakal jadi handicap tersendiri yang susah dihindari para driver. Karena ketika sedang fight sengit, debu yang muncul bisa mengganggu pandangan driver ke depan. Jadi selain gaspol driver juga harus lebih hati-hati. Seperti apa hasil akhir pertarungan seri pemuncak ini? Ikuti terus updatenya di goffroad.com dan channel youtube goffroad indonesia.

shakedown3
Salam #goffroad

Tunggul Birawa Editor In chief