KEJURNAS ADVENTURE TEAM 2017 SERI 4 : Menghitung Peluang Juara Nasional Adventure Team 2017 KEJURNAS ADVENTURE TEAM 2017 SERI 4 : Menghitung Peluang Juara Nasional Adventure Team 2017
Seperti prediksi goffroad.com dari awal, trek di Gunung Prahu – Gempol Jawa Timur pasti akan menyulitkan Tim Gadis (Galena Dasico) untuk bisa naik podium... KEJURNAS ADVENTURE TEAM 2017 SERI 4 : Menghitung Peluang Juara Nasional Adventure Team 2017

KAT4day2-5

Seperti prediksi goffroad.com dari awal, trek di Gunung Prahu – Gempol Jawa Timur pasti akan menyulitkan Tim Gadis (Galena Dasico) untuk bisa naik podium pertama. Padahal kemenangan di trek Gunung Prahu – Gempol sangat penting. Terutama menjaga peluang Tim Gadis untuk bisa mengulang kembali prestasi menjadi Juara Nasional Adventure Team 2017. Tahun lalu Tim Gadis adalah pemegang Juara Nasional Adventure Team 2016.

KAT4day2-18

Perjalanan Tim Gadis di musim kompetisi 2017 ini tidaklah mudah paska hadirnya Tim CBM Batulicin yang dimotori Wahyu Lamban Jatmiko, Ridha Giwangkara dan Anang Baihaki. Offroader muda bertalenta yang sarat prestasi. Pada Kejurnas Adventure Team (KAT) 2017 Seri 1 dan 2 , Tim Gadis harus puas berada di posisi runner up. Baru di KAT 2017 Seri 3 yang digelar di Urug Kawalu –Tasikmalaya beberapa minggu sebelumnya Tim Gadis berhasil membalas kekalahan dari Tim CBM Batulicin dan memperkecil selisih point. “Tahta juara harus dipertahankan semaksimal mungkin. Makanya Tim Gadis tak ada kata menyerah,” kata Joko Permana salah satu andalan Tim Gadis.

KAT4day2-27

Sayangnya, seperti yang goffroad.com prediksi dari awal karakter trek Urug Kawalu – Tasikmalaya dan trek Gunung Prahu Gempol – Jatim berbeda sekali. Apalagi di Gunung Prahu – Gempol hujan tak mau datang menghampiri dan membasahi trek. Ketika KAT 2017 Seri 3, lokasi lomba di pinggir hutan wisata perhutani membuat trek Urug Kawalu lebih didominasi tanah humus dengan kontur beragam. Akar pohon dan kontur negatif jadi handicap yang butuh skill off-road memadai. Begitu terkena guyuran hujan seperti hari Minggu ketika KAT Seri 3 berlangsung, trek pun jadi lebih kompetitif karena tingkat kesulitannya pun meningkat jauh.

KAT4day2-3

KAT4day2-57

Sedangkan trek Gunung Prahu Gempol karena berada di lokasi penambangan pasir maka tanah berpasir dan bebatuan lepas lebih mendominasi. Debu dan suhu udara yang terik (sempat terpantau suhu udara hingga 41 derajat Celcius) jadi handicap yang menguras fisik dan stamina. Desain trek yang lumayan panjang dengan karakter high speed karena tak banyak trek yang harus winching jelas makanan empuk untuk Tim CBM Batulicin yang personilnya terdiri dari offroader berdarah muda dan terkenal sadis kalau menginjak pedal gas. “Kekalahan di Seri 3 bikin Wahyu Lamban tak bisa tidur. Di Seri ini Tim CBM harus gaspol habis dan juara,” kata Ridha Giwangkara offroader asal Bogor penjinak tubular bermesin Cherokee custom. Keseriusan tim ini sudah terasa sejak awal lomba dimulai. Bahkan ketika gardan depan tubular andalan Ridha rontok kru mekanik langsung bekerja kilat mengganti gir yang jebol. “Oli gardan kehabisan terpaksa gardan depan diisi gemuk (vaselin .red). Yang penting bisa start lagi sambil nunggu kiriman oli gardan yang dibeli sampai paddock,” jelas Ridha. Ini menunjukkan bahwa Tim CBM Batulicin benar-benar all out. Kerja keras sebenarnya juga dilakukan seluruh Kru Tim Gadis. Semua perbaikan ketika ada kerusakan langsung dikebut. Mengingat waktu yang tersedia untuk perbaikan tak banyak.

KAT4day2-7

KAT4day2-10

KAT4day2-11

Survey trek SS wajib dilakukan dengan cara menyusuri lintasan yang disediakan. Driver harus benar-benar paham kondisi lintasan agar tak salah antisipasi. Namun survey trek di tengah suhu panas terik terasa berat buat seluruh peserta. “Panas di Gempol kali ini memang luar biasa. Mau survey trek saja sudah bikin ngos-ngosan dan kliyengan,” kata dokter Jack, salah satu andalan Tim Gadis yang paling ‘senior’ umurnya. Pun demikian dengan Joko Permana – pengusaha kelapa sawit dari Pangkalan Bun Kalteng rekan satu tim dokter Jack, seringkali harus memakai payung untuk menutupi kepala dari sengatan sinar matahari. “Lupa bawa baju yang ada pendinginnya seperti yang biasa dipakai di speed off road. Kalau pakai baju itu bisa nyaman di badan. Konsentrasi pas main di SS juga lebih fokus,” kata JP sapaan akrab Joko Permana. Satu-satunya anggota tim Gadis yang paling muda adalah Dek Rai yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa Universitas Udayana Bali. Biarpun usianya tergolong paling muda tapi kemampuan off-roadnya tak bisa dipandang sebelah mata. Justru seringkali Dek Rai menjadi motor penggerak Tim Gadis dalam mengatasi berbagai macam karakter trek. Hanya Dek Rai rasanya yang staminanya masih oke. Selain karena masih muda hobi bermain motocross di kala tidak ada event off-road membuat fisik pemuda asal Bali ini selalu bugar. Beda dengan Joko Permana dan dokter Jack, karena kesibukan pekerjaan olah raga yang dilakukan ya hanya saat ikut event. Hehehehehe…

KAT4day2-22

KAT4day2-34

KAT4day2-50

Biarpun sudah maksimal usahanya di KAT Seri 5, mau tak mau Tim Gadis harus mengakui kemenangan Tim CBM Batulicin. Dari 10 SS yang dimainkan di Gunung Prahu – Gempol, Tim CBM Batulicin mencatat 8 fastest SS. Sedangkan Tim Gadis hanya kebagian 2 fastest SS saja. Kondisi ini seperti balas dendam karena di KAT Seri 3 lalu ketika Tim Gadis mampu meraih 8 fastest SS dan CBM Batulicin hanya kebagian 2 fastest SS. Perolehan total point dari 4 seri KAT 2017 yang sudah digelar antara Tim CBM Batulicin dan Tim Gadis pun kembali melebar. Jika sebelumnya hanya selisih 5 point (sampai dengan KAT Seri 5) kini bertambah menjadi 10 point. Tim CBM Batulicin saat ini sementara meraih total point 95 sedangkan Tim Gadis 85.

KAT4day2-2

KAT4day2-6

Lalu apakah itu artinya gelar juara nasional adventure team 2017 sudah dikunci dan jadi milik tim CBM Batulicin? Jawabannya: Belum! Karena masih ada KAT Seri 5 yang bakal digelar bulan Desember di Trek Breksi – Prambanan. Biarpun peluang Tim Gadis dengan kekalahan di Seri 4 (hanya mampu jadi runner up) tentu saja makin menipis. Tim Gadis bisa jadi juara nasional 2017 jika di KAT Seri 5 mampu naik podium ke-1. Namun ada catatannya. Yaitu jika Tim CBM Batulicin hanya bisa jadi juara 4. Kalau Tim CBM Batulicin jadi juara 3 saja sudah pasti gelar juara nasional jadi milik Tim CBM.

Total-point-Seri5

KAT4day2-37

Begini ilustrasi perolehan pointnya. Jika mampu jadi juara 1 di setiap seri KAT maka dapat 25 point. Selanjutnya urutan 2 – 20 point, urutan 3 – 16 point, urutan 4 -13 point, urutan 5 – 11 point, urutan 6 – 10 point, urutan 7 – 9 point, dan seterusnya. Jadi kalau Tim Gadis juara 1 di KAT Seri 5 maka total point yang diperoleh adalah 85 + 25 = 110 point. Sedangkan Tim CBM Batulicin (jika juara 4) 95 + 13 = 108 point. Dengan hasil ini maka Tim Gadis mampu mengalahkan Tim CBM Batulicin hanya dengan selisih 2 point saja. Namun jika Tim CBM Batulicin juara 3 maka perolehan total pointnya jadi 95 + 16 = 121 point. Maka gelar juara nasional pun jadi milik Tim CBM Batulicin. Oke, itu hitungan pointnya, sekarang coba dipetakan tim kuat yang mampu mengalahkan Tim CBM Batulicin.

KAT4day2-46

KAT4day2-4

Tanpa bermaksud mengecilkan tim lain, dari sisi kekompakan tim, spesifikasi mobil maupun kemampuan offroadernya yang saat ini bisa mengimbangi adalah Tim Sendang 4×4 dan Galena Logisitik. Dengan catatan kendaraan yang digunakan semuanya fit. Karena ketika bermain di Gunung Prahu – Gempol kemarin Tim Sendang 4×4 terlempar dari posisi 3 besar. “Mobil Denda ada masalah di stabiliser suspensinya makanya sempat klonthang beberapa kali,” kata Lingga co-driver Denda Cipta – offroader andalan Tim Sendang 4×4. Sedangkan Tim Galena Logistik karena mobilnya kerap bermasalah juga maka nyaris tak mampu memberikan perlawanan berarti. Justru Tim Dasico asal Bali yang mampu tampil lebih baik. Baik itu Tim Dasico Sunrise maupun Tim Dasico Sunset kedua tim asal pulau Dewata ini mampu tambil lebih konsisten. Sayangnya, kendala mobil juga tak luput dari keduanya.

KAT4day2-73

KAT4day2-71

KAT4day2-53

Nah, di Yogya nanti kalau ada tambahan Tim Melia Laundry mungkin pertarungan jadi lebih seru. Tapi lagi-lagi yang patut digaris bawahi adalah semua kendaraan tampil fit dan tak ada kendala. Ditambah lagi personil Tim CBM Batulicin kerap bikin kesalahan ataupun kendaraan yang digunakan bermasalah. Tapi hal itu rasanya kecil sekali kemungkinannya. “Kita akui memang peluang jadi juara nasional makin berat. Tapi Tim Gadis pantang menyerah! Pokoknya kita tetap akan fight dan tetap main sportif sampai pertandingan usai. Jadi Tim CBM Batulicin jangan senang dulu ya! Hehehehehe,” tegas dokter Jack dan Joko Permana berbarengan. Wah, seru nih! Kemana kira-kira Dewi Fortuna berpihak? Ikuti terus updatenya di KAT Seri 5 Desember 2017 nanti.

KAT4day2-69

Salam #goffroad

Hasil-Resmi-SAOT-Putaran-4

KAT4day2-80

KAT4day2-82

KAT4day2-77

KAT4day2-1

KAT4day2-79

Tunggul Birawa Editor In chief