Koil UMA Racing Bikin Trail Semakin Bertenaga Melibas Tanjakan Koil UMA Racing Bikin Trail Semakin Bertenaga Melibas Tanjakan
Koil adalah komponen kelistrikan vital di motor. Sebagai peranti kelistrikan untuk pembakaran, koil ini jadi penentu tenaga akhir yang dimuntahkan dapur pacu. Makanya, komponen... Koil UMA Racing Bikin Trail Semakin Bertenaga Melibas Tanjakan

IMG_5400

Koil adalah komponen kelistrikan vital di motor. Sebagai peranti kelistrikan untuk pembakaran, koil ini jadi penentu tenaga akhir yang dimuntahkan dapur pacu. Makanya, komponen ini selalu jadi kunci untuk mendongkrak performa dapur pacu kuda besi. Dalam memodifikasi atau membangun sebuah motor trail, maka pilihan terhadap koil ini harus diperhatikan supaya lebih mantap melibas tanjakan dan melewati lumpur.

Buat informasi bersama, koil berfungsi mendongkrak tegangan arus listrik yang keluar dari CDI. Arus listrik besar dari koil lantas disalurkan ke busi. Alhasil, busi dapat memercikan bunga api untuk membakar gas bakar di ruang silinder.

Kerja koil untuk mendongkrak tegangan arus listrik dihasilkan oleh kerja dari dua jenis kumparan di dalam rumah koil. Yaitu, kumparan pertama alias primer dan kumparan kedua yang disebut sekunder.

Tingginya tegangan listrik yang dihasilkan koil mempengaruhi dahsyatnya percikan bunga api dari busi. Makin baik tegangannya, diklaim mampu membakar bersih asupan gas bahan bakar. Juga, mengurangi emisi gas buang berbahaya. Karena campuran gas bakar yang dikompresi piston di ruang bakar benar-benar bersih dibakar. Yang terpenting, hasil pembakaran yang sempurna di dapur pacu, akan menghasilkan tenaga yang lebih baik. Simpelnya, makin bagus performa koil, motor makin ngacirrrr!

uma1

Nah, koil standar bawaan motor dari pabrik, sanggup mendongkrak tegangan listrik dari aki yang semula 12 volt, menjadi antara 12.000 hingga 15.000 volt. Padahal, sebenarnya, tegangan listrik untuk pembakaran yang lebih sempurna perlu lebih dari itu. Seperti yang ditawarkan oleh koil performa tinggi alias high performance dari UMA Racing.

“Kami pernah ukur, voltase koil UMA Racing bisa sampai 35.000-40.000 kVa. Kalau dipasang ke motor yang sudah modifikasi mesin, yang pasti rpm atasnya lebih cepat didapat. Makanya koil ini cocok buat motor modif harian. Apalagi buat dipakai balap,” papar Rio Tan, manajer Technical Support PT. Enwan Multi Partindo, distributor UMA Racing di Indonesia.

Ukuran segitu jelas sampai 2 kali lipat lebih baik dari koil standar bawaan motor. Ini sudah jaminan awal untuk hasilkan pembakaran yang lebih baik. Ditambah lagi, tegangan yang dihasilkan koil UMA Racing stabil disetiap putaran mesin. Alhasil, jika dipakai, kurva pengapian pun tetap stabil di setiap putaran, terutama di rpm tinggi.

Kualitas mumpuni koil high performance UMA Racing dihasilkan oleh kualitas lilitan dan kualitas kabel tembaga yang memang dirancang untuk kebutuhan performa tinggi. “Kabelnya juga anti-bocor. Jadi maksimal mengantar voltase hingga ke busi,” jelas Rio.

4

Koil UMA Racing yang ditawakan universal, atau bisa dipasang pada semua merek motor. Mau itu motor matik, bebek, sport dan sebagainya. Pembedanya, ada dua varian khusus. Yaitu, untuk motor tipe injeksi dan karburator. Keduanya dibedakan dengan warna. Untuk motor karburator, warna koilnya Biru. Sedang motor injeksi, berwarna Merah.

Meski disiapkan untuk performa tinggi, harganya terhitung rendah alias murah. Cukup ditebus Rp 210.000. “Koil ini lebih enak lagi jika digunakan pada motor yang sudah korek harian. Misalnya sudah ganti knalpot racing dan CDI racing. Sebab dongkrak power mesinnya makin yahud dengan koil ini,” pungkas Rio.

Yang udah kepincut pengin ngetes performa koil UMA Racing, monggo kontek ke 021-59409068.

nurfil aiman Managing Editor