Test Produk Qmax Army (1) : Review Pemakaian Qmax MBDC 3+1 di Suzuki Katana Test Produk Qmax Army (1) : Review Pemakaian Qmax MBDC 3+1 di Suzuki Katana
Di pasaran saat ini banyak sekali produk aksesori mobil yang memiliki fungsi bermacam-macam. Ada yang diklaim untuk mendongkrak penampilan, bikin konsumsi BBM lebih irit,... Test Produk Qmax Army (1) : Review Pemakaian Qmax MBDC 3+1 di Suzuki Katana

pasangok9

Di pasaran saat ini banyak sekali produk aksesori mobil yang memiliki fungsi bermacam-macam. Ada yang diklaim untuk mendongkrak penampilan, bikin konsumsi BBM lebih irit, menambah akselerasi, memperbaiki kelistrikan dan sebagainya. Beragam klaim yang diiklankan oleh produsennya pun beragam. Ya pastilah… Mana ada sih kecap nomer 2? Semua produsen kecap pasti bilang nomer 1. Hehehehe… Sebagai seorang pemakai kendaraan sebaiknya teliti sebelum membeli. Perhatikan betul spesifikasi aksesori yang Anda beli apakah sudah sesuai spek yang dimaksudkan. Atau pun memiliki manfaat seperti yang diiklankan. Silahkan Anda browsing di internet maupun website yang mengulas produk aksesori yang Anda incar.

Marco1

Kebetulan goffroad.com saat ketemu dengan Marco Chendra – boss Qmax Army ditawari untuk menjajal produknya. Ada 2 Produk yang ditawarkan untuk dicoba pada Suzuki Katana 1988 bermesin standar 1.000 cc. Produk yang pertama adalah Qmax MBDC 3+1 dimana fungsi produk ini untuk memperbaiki kelistrikan. Dan yang kedua adalah Qmax Air + Fuel, produk yang ditujukan untuk memperbaiki performa mesin. “Bro, kamu mesti cobain produk Qmax Army di mobilmu. Pasti gak akan kecewa pakainya. Boleh diuji dan dibuktikan sendiri,” kata Marco. Di artikel ini akan diulas pemakaian Qmax MBDC 3+1. Untuk Qmax Air+Fuel silahkan simak di ulasan goffroad.com berikutnya yaa..

pasangok3

Secara lebih rinci Marco menjelaskan produk Qmax MBC 3+1 yang dimilikinya. “Kabel Qmax ini bukan kabel biasa Bro. Ini bahannya berkualitas dan sudah pakai teknologi nano. Serat kabel di dalamnya banyak dan terbuat dari tembaga murni. Makanya daya hantar kelistrikannya optimal,” jelas Marco. Untuk mengetes apakah terbuat dari tembaga murni atau tidak, Marco mendemontrasikan dengan membakar serat kabel Qmax yang sudah dikupas dari pembungkusnya. “Kalau tembaga murni warna serat kabel tak akan berubah. Tapi kalau ada campurannya pasti berubah jadi hitam dan ada yang rontok lapisan seratnya,” kata Marco.

pasangok2

Selanjutnya pada pembungkus kabel Qmax Army ketika proses pembuatannya dipress dengan zero oksigen (vakum). Ini untuk menghindarkan terjadinya oksidasi pada kabel. Gejalanya sering ada serbuk putih dan ini yang sering menyebabkan serat kabel putus di tengah.  Kalau dilihat lebih detil  kabel Qmax MBDC 3+1 ada dua warna biru pada plastik pembungkusnya. Lapisan pertama berwarna biru muda. “Lapisan ini mengandung teknologi nano,” kata Marco. Kemudian yang kedua berwarna biru lebih tua yang berfungsi sebagai lapisan pelindung panas. Ketika dicoba dibakar dengan korek api lapisan pelindung ini tetap berwarna biru tua bukan menjadi hitam seperti kabel layaknya pembungkus kabel yang beredar di pasaran.

pasangok12

pasangok13

Kelebihan lain kabel Qmax Army ketika dites dengan ampere meter, angka indikator ampere meter akan bergerak naik. Menurut Marco inilah yang bikin kabel ini mampu mengoptimalkan kelistrikan mobil. Ketika pemakaian listriknya banyak, kerja dinamo ampere lebih cepat untuk melakukan pengisian. “Kalau untuk off-road, saat winching karena pasokan listriknya optimum maka prosesnya akan lebih ringan. Supplai listriknya tak akan mudah ngedrop,” kata Marco. Apa yang diungkapkan Marco ini memang belum goffroad.com rasakan pada Suzuki Katana yang dipasangi produk Qmax Army. Karena memang Suzuki Katana ini untuk spesifikasi harian. Hehehehe… Namun nanti akan ada pengujian kabel Qmax Army yang dipasang di jip off-road yang dilengkapi winch. Apa bedanya winching dengan kabel Qmax dengan kabel las listrik biasa. Kabel ini biasa dipakai offroader pada jipnya karena diyakini punya daya hantar listrik yang baik. Meskipun untuk memasangnya butuh effort khusus karena kaku dan susah diatur. Nah untuk kebutuhan off-road QMax Army juga menyediakan kabel rol yang bisa dibeli dengan menyesuaikan kebutuhan panjangnya dengan setting mobil. “Warna kabelnya orange agar jadi pembeda,” kata Marco. Kalau Anda mau beli dan ingin diskon khusus silahkan hubungi goffroad.com. Karena untuk pembaca setia goffroad.com, Marco Chendra menjanjikan harga spesial. Hehehehe… Nantikan ulasan berikutnya di goffroad.com.

pasangok10(ok)

Usai pemasangan kabel Qmax Army di Suzuki Katana yang dirasakan goffroad.com adalah pengisian ke aki jadi lebih besar dan stabil. Ini terlihat dari Ampere Meter yang selalu menunjukkan angka 14 Ampere lebih ketika mesin Suzuki Katana 1.000 cc dihidupkan. Sebelum dipasang Ampere Meter hanya menunjukkan angka 12 Ampere lebih. Sinar lampu utama ketika dinyalakan di malam hari  juga jadi lebih terang. Bukan hanya kabel yang berkualitas ternyata konektor pendukungnya juga  dilapisi emas murni. “Iya memang konektor kabel ini dilapisi bahan emas murni. Supaya tidak ada kelistrikan yang terbuang gara-gara penghubungnya tidak bagus,” kata Marco.

pasangok1

pasangok5(kompilasi)

Produk Qmax MBDC 3+1 ini memiliki 1 kabel panjang yang terhubung dari alternator ke aki kutub positif (direct charging). Ukurannya 4AWG dilengkapi dengan sekring pengaman 30 Ampere dan juga Nano Booster.  Sekring yang terpasang kualitasnya juga bagus dan terminal sekring dilapis emas murni finishingnya. Posisi Nano Booster fleksibel karena bisa digeser-geser menyesuaikan posisi pemasangan. Selain itu ada  3 kabel ground yang pemasangannya terhubung ke body, sasis dan mesin. Proses pemasangan kabel ground ini dengan membandingkan indikator ukuran kabel ground bawaan Suzuki Katana. Ini bisa diukur dengan memakai alat Tang Ampere Meter. Dari situ terlihat berapa angkanya. Nah, jika posisi kabel ground yang terpasang angkanya sama dengan kabel ground asli maka itu berarti harus dicari posisi lain. Butuh sedikit kesabaran untuk mencari posisi ground yang tepat. “Normalnya kalau pemasangannya tepat titiknya, kabel ground ini angkanya selalu lebih besar dari kabel ground bawaan mobil. Jadi dengan 3 kabel ground yang posisi pemasangannya tepat maka pengisian ke aki pun jadi optimal,” kata Marco.

pasangok7

Pertanyaan pentingnya, apakah dengan kabel biasa di posisi kabel Qmax Army yang terpasang pada Suzuki Katana juga bisa menghasilkan angka Ampere Meter yang sama? Marco menjamin hal itu tak akan pernah terjadi. Karena kualitas kabel Qmax Army adalah penyebabnya. “Jadi buat apa pasang banyak kabel ground tapi pengaruhnya enggak banyak?” kata Marco. Makanya Marco selalu menekankan kalau sebagai konsumen kita harus lebih kritis sebelum memutuskan membeli barang.

pasangok4

banner qmax2 (1)

Sampai di sini untuk soal kelistrikan goffroad.com merasakan langsung manfaat kabel Qmax Army untuk kendaraan harian. Yang pasti lampu utama Suzuki Katana jadi jauh lebih terang sinarnya. Terus terang kelistrikan Suzuki Katana 1988 ini memang agak boros. Karena untuk pendingin mesin sudah dimodifikasi dengan memakai elektik fan comotan dari Suzuki Karimun. Selain elektrik fan, juga ada pemakaian AC, sound system dan juga charger untuk gadget yang kerap diaktifkan ketika mengendarai Suzuki Katana. Dengan arus pengisian yang stabil, maka mengemudikan Suzuki Katana lebih tenang karena tak perlu was-was aki ngedrop. Penggemar audio mobil banyak yang memanfaatkan produk ini agar mendapatkan sound quality yang bagus. Lalu bagaimana dengan efek produk Qmax Air+Fuel yang dipasang di Suzuki Katana 1988 ini? Apakah sesuai dengan tagline nya yaitu menambah tenaga dan juga pemakaian bbm yang ekonomis? Ikuti ulasan berikutnya yaaa…

Salam #goffroad

banner-qmax-(ok)

Tunggul Birawa Editor In chief