JUO 2017 Seri 3: Gadis Sementara Pimpin di Kelas FFA JUO 2017 Seri 3: Gadis Sementara Pimpin di Kelas FFA
Tebing Breksi – Prambanan Sleman yang bisa ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan darat dari Yogyakarta hari Sabtu – Minggu (26/8 – 27/8)  kembali dipenuhi... JUO 2017 Seri 3: Gadis Sementara Pimpin di Kelas FFA

breksi2-11

Tebing Breksi – Prambanan Sleman yang bisa ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan darat dari Yogyakarta hari Sabtu – Minggu (26/8 – 27/8)  kembali dipenuhi jip off-road yang berlaga dalam Kejuaraan Jogja Ultimate Off-Road  (JUO) 2017 Seri 3. Tercatat paling tidak ada 87 peserta yang terbagi menjadi 29  tim. Ada 2 kelas yang dilombakan yaitu Kelas 1.000 cc dan Kelas FFA.

breksi2-8

Tim Galena Dasico (Gadis) – tim gado-gado yang menjadi pemegang juara 1 pada penyelenggaraan JUO Seri 2 di tempat yang sama beberapa waktu lalu, untuk sementara dari 4 SS yang disediakan hari Sabtu menjadi pemimpin sementara di kelas FFA. Mengapa disebut tim gado-gado? Karena personil tim ini berasal dari latar belakang yang berbeda-beda dan dari daerah yang berlainan pula. Seperti misalnya Dek Ray adalah Mahasiswa Teknik Mesin – Universitas Udayana Bali, Joko Permana – pengusaha kelapa sawit asal Pangkalan Bun Kalteng dan Dokter Jack – Kepala RSUD Mataram NTB.

breksi2-1

breksi2-2

“Formasi Gadis di JUO Seri 3 ini sebenarnya ideal. Lantaran Joko Permana berangkat naik haji. Sementara saya baru bisa gabung dengan tim di hari Minggu ini karena ada acara dinas yang tak bisa ditinggalkan. Praktis hari pertama kemaren hanya Dek Ray dan Embot offroader – Jambi yang turun menggantikan Joko Permana,” kata dokter Jack – salah  satu andalan Gadis yang juga menjadi Kepala RSUD Mataram.

breksi2-6

Perjuangan Tim Gadis memang tak mudah. “SS 1 kemaren saat main sistem kemudi bermasalah. Dipaksain agar finish karena tak ada mobil ketiga,” kata Dek Ray. Makanya di SS1 peringkat Tim Gadis hanya 4 besar. Tapi di 3 SS berikutnya Tim Gadis kembali menunjukan prestasinya. 2 SS jadi the fastest SS.  Dan 1 SS jadi terbaik kedua catatan waktunya. “Embot pakai kendaraan Pak JP. Makanya perlu banyak penyesuaian. “Sempat klonthang juga. Hehehehe.. Maklum di Jambi jip off-road punya Embot mesinnya lebih kecil,” imbuh Dek Ray.

breksi2-7

Tapi berkat strategi nempel terus jip di depannya dan selalu fight, total point yang dikumpulkan untuk 4 SS jadi 212. Sementara Tim Sendang 4×4 Kartasura menempel ketat dengan 192 point dan Tim Galena Logistik meraih 188 point. Hari ini (27/6) sekaligus juga dilombakan untuk kelas perorangan. Tetapi perolehan waktu perorangan juga akan dihitung jadi peroleh waktu tim.  Akan diambil 2 waktu terbaik dari anggota tim dan akan dihitung untuk mendapatkan poin di masing-masing SS. Hari kedua ini juga masih menyediakan 4 SS. Masih banyak kemungkinan terjadinya perubahan peringkat juara. Ikuti terus updatenya di goffroad.com.

Salam #goffroad

banner-qmax-(ok)

breksi2-5

breksi2-3

Tunggul Birawa Editor In chief