DFC 2: Belajar dari Kesalahan dan Mendengarkan Banyak Masukan DFC 2: Belajar dari Kesalahan dan Mendengarkan Banyak Masukan
Penyelenggaraan Deep Forest Challenge (DFC) 2017 yang digelar 12 – 20 Agustus lalu adalah untuk yang kedua kalinya. Banyak pelajaran berharga yang didapat dari... DFC 2: Belajar dari Kesalahan dan Mendengarkan Banyak Masukan

DFC2-10

Penyelenggaraan Deep Forest Challenge (DFC) 2017 yang digelar 12 – 20 Agustus lalu adalah untuk yang kedua kalinya. Banyak pelajaran berharga yang didapat dari penyelenggaraan tahun lalu (DFC 1). “Untuk DFC 2 kali ini, kami melakukan evaluasi menyeluruh dan mendengarkan banyak masukan dari teman-teman offroader. Baik dari sisi penyelenggaraan hingga desain trek yang disediakan. Pokoknya yang sekarang diusahakan lebih well organized lah,” kata Dian Odoy salah satu panitia DFC.

DFC2-4

Bermain di trek dengan ketinggian 1.000 mdpl membuat para peserta DFC 2  kali ini lebih bisa merasakan dinginnya udara. Kabut yang kadang turun disertai hujan tipis-tipis bikin suasana campsite  pun jadi lebih seru. Jadi ketika hari sudah terang hingga gelap peserta selalu merasakan “kesejukan” daerah dataran tinggi.  Eh, ternyata ada sebagian peserta menginginkan hujan yang lebih deras. Walahh… Padahal trek sudah lumayan hardcore. Bagaimana nanti kalau diguyur hujan lebat? Ah, dasar anak off-road memang sukanya yang susah-susah dan becek! Hehehehe…

DFC2-5

DFC2-2(ok)

Rute yang dipakai DFC 2 kali ini di daerah Sukamantri atau sekitar perbatasan Kabupaten Ciamis – Majalengka. “Peserta dibagi dalam 3 grup. Masing-masing menjalani menu yang berbeda-beda karakternya. Jaraknya pun berbeda. Ada yang 5 Km, 7 Km dan 11 Km,” lanjut Odoy. Menurut Odoy semua peserta tidak ada yang berkemah di basecamp utama yang jadi pusat logistik maupun service car. Jadi begitu keluar trek yang sudah dijalani, peserta akan langsung menjajal menu trek  lainnya yang belum dilewati. Walaupun ada tiga menu trek yang ada ternyata masih ada trek cadangan 1 lagi yang tak kalah yahud handicapnya. Jadi jika terjadi penumpukan peserta di semua trek, menu trek cadangan akan diaktifkan.

DFC2-12

DFC2-11

Meskipun kali ini peserta yang ikut hanya 22 kendaraan toh tak mengurangi keseruan event non kompetisi ini. Malah menurut Odoy, ada peserta lama yaitu Firdaus yang berencana pensiun dari dunia off-road mengurungkan niatnya usai mencicipi semua trek DFC 2. “Tadinya mau pensiun saja dari dunia off-road. Tapi kayaknya dibatalin deh! DFC 3 tahun depan siap ikut lagi,” kata Firdaus dalam percakapan grup WA yang dikirim Dian Odoy.

DFC2-15

Menurut Firdaus gelaran DFC 2 kali jauh lebih baik dan bikin peserta mudah dalam refueling, reload logistik, perbaikan kendaraan dan sebagainya. Sedangkan untuk trek yang dirancang Leo Firmanto dan M Ziad memenuhi kebutuhan offroader. “Waduh ini treknya lumayan ekstrem. Apalagi turunan curamnya. Bikin jantung ciut. Hehehe,” komentar Koh Titi peserta tertua asal Bandung. “Biar bisa lolos kerjasama tim benar-benar dibutuhkan. Pokoknya trek DFC 2 kali ini keren lah,” kata Carolies peserta asal Purwakarta yang mengendarai Toyota Hilux bermesin Cherokee. Memang, untuk bisa melewati trek DFC 2 peserta harus memiliki kendaraan dengan spek off-road memadai, skill mengemudi yang baik, kerjasama tim yang kompak, teknik off-road juga harus baik. Dian Odoy berharap tahun depan DFC 3 akan lebih bertambah banyak lagi pesertanya dan juga makin seru treknya.

DFC2-1

See you next DFC 3!

Salam #goffroad

banner qmax

LOGO

Tunggul Birawa Editor In chief