AXCR 2017:  The Amazing Takuma Aoki Bersama New Fortuner TRD Indonesia – TTI AXCR 2017:  The Amazing Takuma Aoki Bersama New Fortuner TRD Indonesia – TTI
Jujur saja ketika pertama kali berjumpa Takuma Aoki di trek Paramount Land Serpong dalam Kejurnas Indonesia Xtreme Off-Road Racing beberapa bulan lalu ada rasa... AXCR 2017:  The Amazing Takuma Aoki Bersama New Fortuner TRD Indonesia – TTI

banner live2

takuma10

Jujur saja ketika pertama kali berjumpa Takuma Aoki di trek Paramount Land Serpong dalam Kejurnas Indonesia Xtreme Off-Road Racing beberapa bulan lalu ada rasa penasaran ketika mantan rider GP500 (Motogp .red) bilang jika suatu saat ia kepengin juga menjajal balapan di trek ini. “Kalau ada kesempatan, saya ingin ikut kompetisi IXOR. Sepertinya seru dan menyenangkan,” kata Takuma Aoki. Dalam hati saya sempat berpikir gimana cara menyetirnya yaa? Lantaran kedua kaki Takuma Aoki praktis lumpuh dan tak bisa digunakan akibat kecelakaan yang dialaminya sekitar 1997. Takuma pun sehari-hari harus memakai kursi roda dalam aktivitas sehari-harinya.

kompilasi

takuma13

Dulu, seusai kecelakaan yang menimpanya, Takuma Aoki sempat absen dari dunia balap dan melakukan rehabilitasi untuk kesembuhannya. Meskipun akhirnya divonis dokter mengalami kelumpuhan di kedua kakinya toh tak bikin semangat balap Takuma Aoki pudar. “Saya nggak bisa hidup tanpa balapan,” kata Takuma. Saudara kandungnya Nobuatsu Aoki dan Haruchika Aoki ternyata juga masih di aktif jadi rider di balap motor Motogp. Itulah salah satu sebab dunia balapan hampir tak bisa jauh dari Takuma. Pada 2007,  setelah 10 tahun tak bersentuhan dengan dunia otomotif  karena proses penyembuhan Takuma memutuskan untuk ikut balap mobil. Bahkan pada 2009, Takuma sempat ikut reli Dakar. Sayang terhenti di tengah jalan akibat mobilnya rusak. Dan sejak itu kegiatannya di dunia otomotif kembali bergairah.

okeleg1-9

Kesibukan Takuma sehari-hari saat ini pun masih berkaitan dengan dunia balapan. “Saya punya event organiser yang bisa membantu orang untuk menikmati balapan,” Komentarnya. EO yang dikelola Takuma ini menyiapkan segalanya mulai dari sepeda motor hingga perlengkapan balap seperti racing suit, helm, sepatu balap, sarung tangan dan sebagainya. Termasuk menyediakan mentor yang akan memandu bagaimana cara mengendarai motor yang benar. “Sebulan paling tidak 2 kali event di akhir pekan. Pesertanya lumayan banyak juga lho. Sekitar 100 rider,” jelas pemilik tim Takuma-GP. Lokasi sirkuit yang diajak kerjasama pun tak jauh dari Tokyo. Sekitar 1 jam perjalanan dengan mobil.

leg3-auto16

Mengikuti ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) memang bukan yang pertama kali. “Saya sudah ikut AXCR 10 kali. Tapi baru kali ini pakai mobil Toyota New Fortuner turbo diesel 2.8L milik TRD Indonesia – TTI,” kata Takuma. Menurut Toshio Obara – Presiden Direktur TRD Indonesia,” Toyota New Fortuner ini memang khusus dipersiapkan untuk AXCR 2017. Ini adalah salah satu langkah agar TTI bisa ikut kompetisi berskala internasional.” Semangat pantang menyerah Takuma Aoki jadi spirit dalam mengembangkan Toyota New Fortuner di ajang kompetisi AXCR. “Saya ikut kompetisi agar pikiran jadi fokus untuk selalu melakukan yang terbaik dalam segala hal,” bilang Takuma Aoki.

takuma23

Jika melongok ke dalam kabin Toyota New Fortuner yang jadi kendaraan andalan Takuma, sebagian besar dasbornya nyaris tak ada yang berubah. Tapi beberapa panel yang ditengarai menyumbang bobot mobil yang dilepas. Seperti doortrim, console box dan sebagainya. Untuk dasbor masih dipertahankan aslinya. Walaupun di bagian laci penyimpanan dihilangkan untuk memasang dudukan peranti navigasi rally. Dilepasnya panel bodi Toyota New Fortuner bikin interiornya jadi minimalis.  Jok asli pun sudah berganti jok kompetisi dilengkapi safety belt 5 titik.

Takuma21(interior2)

takuma24

Bobot mobil memang jadi isu utama. Jika terlalu berat bikin kerja komponen mobil jadi berat dan bisa gampang rusak. Apalagi New Fortuner ini akan disiksa di trek AXCR agar bisa masuk peringkat atas. Sebagian besar komponen interior New Fortuner memang ditrondoli supaya berat mobil juga jadi lebih ringan. Tapi tombol AC masih difungsikan karena di Thailand suhu udaranya sangat panas. Dengan AC yang masih berfungsi  baik paling tidak akan mengurangi penumpang di dalamnya terkena dehidrasi.

takuma3(ok)

takuma25

Untuk memudahkan Takuma mengemudikan Toyota New Fortuner, transmisi matik bawaan pabrik masih dipakai. “Girboks matik ini hanya sedikit dimodifikasi menyesuaikan dengan settingan mesin yang baru. ECU asli bawaan pabrik diremap ulang,” terang Ikuo Hanawa – offroader Jepang dan juga tunner handal yang ikut membantu memodifikasi Toyota New Fortuner ini. Yang terlihat membedakan Toyota New Fortuner ini dari versi pabrikan, selain adanya rollbar dan hilangnya panel bodi, adalah tambahan tuas modifikasi di sebelah kiri bawah stir. Tuas ini berfungsi untuk menekan pedal rem dan juga menginjal pedal gas. “Karena kaki saya tak berfungsi maka tuas inilah yang menggantikannya. Tuas kecil ini kalo ditarik ke bawah sama dengan menginjak pedal gas. Kalau ingin mengerem tinggal dorong tuas panjangnya ke bawah,” terang Takuma.

Takuma21(interior)

Sepertinya apa yang diterangkan Takuma Aoki simpel saja dan mudah dipraktekkan. Namun pernahkah Anda bayangkan jika itu dilakukan di rute yang jalurnya bukan berupa aspal rata seperti di sirkuit? Bagaimana caranya mengendalikan stir agar tidak liar ke kiri-kanan ketika melewati trek tanah berlumpur dan bergelombang? Lalu untuk menjaga keseimbangan tubuhnya ketika berbelok tajam gimana caranya? Mungkin rekaman video dari dalam kabin ini bisa sedikit membantu Anda untuk memahami betapa bertalentanya Takuma Aoki.

Dari rekaman video di atas, praktis tangan kiri Takuma menggantikan fungsi kaki sementara tangan kanan berfungsi mengendalikan stir. Untuk bermanuver di tikungan maupun menahan stir agar tidak liar ke kiri-kanan “cukup” dilakukan dengan tangan kanannya. Bisa terbayang betapa kuatnya tangan kanannya. Di trek AXCR, saat mengemudikan Toyota New Fortuner, Takuma Aoki selalu gaspol. Menjaga keseimbangan tubuh karena kedua kakinya perlu diikat di dek Fortuner adalah persoalan lain yang harus diatasi Aoki. “Kalau kaki tidak diikat bisa-bisa bikin susah karena gerakan kakiku lebih tidak bisa dikontrol. Beruntung Toyota New Fortuner ini aslinya memang mudah handlingnya. Makanya saya yakin dan tak pernah ragu menginjak pedal gas saat mengemudikannya,” kata Takuma. Takuma juga merasa terbantu karena setting suspensi dan handling Toyota New Fortuner TRD Indonesia – TTI sangat nyaman dan stabil di segala medan.

takuma22

Takuma21(interior3)

Saat bincang-bincang santai dengan goffroad.com, Takuma mengaku tak pernah melakukan latihan beban dengan barbel untuk memperkuat kedua tangannya. “Menu latihan saya dalam seminggu, selama kurang lebih 1-2 jam saya berlatih push up dan pull up. Itu saya lakukan di sela-sela mengerjakan pekerjaan sehari-hari. Saya tak pernah memakai barbel untuk latihan beban. Cukup dengan bobot tubuh saya sendiri. Saya hanya ingin otot saya kuat namun tetap lentur dan punya fleksibilitas. Latihan beban dengan berat tubuh sendiri menurut saya adalah yang terbaik,” terang Takuma. Jumlah pengulangan latihannya saja yang diperbanyak bukan bebannya yang ditambah berat. Untuk makanan maupun vitamin, Takuma juga mengaku tak banyak perlakuan khusus. Vitamin diperolehnya dari sayur-sayuran berupa salad dan buah-buahan.

takumaoke

Takuma21(interior4)

Pada penampilan perdana dengan Toyota New Fortuner TRD Indonesia – TTI, dari awal berjumpa dengan goffroad.com, Takuma menginginkan tenaga mesin turbo diesel Toyota New Fortuner ini bisa  lebih besar lagi sekitar 20 – 30 persen. Ia merasa Toyota New Fortuner ini masih bisa dibikin lebih kencang lagi settingan mesinnya. Selain itu bobot mobil pun perlu diringankan agar makin kompetitif dengan pesaing lainnya. Seperti yang dibilang di awal, sebagian besar bodi New Fortuner masih memakai bawaan pabrik. “Mungkin kalau sebagian bodi seperti pintu, kap mesin, sepatbor kiri-kanan ditukar yang berbahan fiber pasti bobotnya pasti bisa berkurang  lumayan banyak,” kata Takuma.

Takuma21(interior5)

takuma18

Beberapa kali finish SS, Takuma berada kerap di posisi 5 besar bahkan sempat juga di 2 besar. Ini adalah salah satu bukti talenta yang dimiliki Takuma Aoki sekaligus juga ketangguhan Toyota New Fortuner TRD Indonesia – TTI. Pada SS awal Takuma ditemani co-driver 1, Ittipon “Yong” Simarak dan co-driver 2, Katshuhiko Shiine sempat beberapa kali kehilangan arah alias nyasar dari route book AXCR 2017 yang isinya panduan rute AXCR  dengan peta tulip. Jika tidak, kemungkinan besar Takuma Aoki akan bertengger di posisi Top 3 kelas Auto AXCR 2017. “Yah, namanya juga reli semua mungkin akan terjadi,” kata Takuma.

takuma19

takuma11

Namun buat goffroad.com melihat sepak terjang Takuma Aoki dengan mata kepala sendiri tetap bikin geleng kepala. Biarpun di hasil akhir Takuma Aoki bertengger di 6 besar overall dan 5 besar di kelas T1D yang dihuni mobil diesel mdofikasi super kencang ala Thailand, goffroad.com tetap acungkan dua jempol untuk Takuma Aoki. Ingat, ia mencapai prestasi itu hanya dengan mengendalikan stir lewat satu tangan. Terbayang jika ia memakai 2 tangan dan 2  kaki untuk mengendalikan Toyota New Fortuner TRD Indonesia – TTI  ini, pasti akan jauh lebih dahsyat lagi prestasinya. Semangat Driver Jepang ini sungguh menginspirasi! Apalagi selain ikut AXCR Takuma juga selalu melakukan charity dengan menyumbang kursi roda untuk beberapa komunitas penyandang cacat di Thailand. “ Sudah 2 tahun ini saya selalu melakukan charity usai kompetisi,” kata Takuma. Untuk AXCR 2017 ada kurang lebih 20 kursi roda yang disumbangkan.  Wah.. mantap! Sekali lagi selamat untuk Takuma Aoki dan seluruh Tim Takuma-GP. Proficiat  juga untuk TRD Indonesia dan Toyota Team Indonesia (TTI). Semoga di AXCR 2018, Toyota New Fortuner TRD Indonesia – TTI bisa lebih baik lagi prestasinya.

takumaprofil

Salam #goffroad

takuma6

takumatogether

 

Tunggul Birawa Editor In chief