AXCR 2017: Raih Juara Hanya dengan Satu Tangan AXCR 2017: Raih Juara Hanya dengan Satu Tangan
Rute SS6 dari Klong Phai menuju Hua Lam sejauh 80,27 km adalah jarak terpendek sepanjang gelaran Asia Cross Country Rally 2017 (AXCR). Di jalur... AXCR 2017: Raih Juara Hanya dengan Satu Tangan

banner live2

leg6auto5

Rute SS6 dari Klong Phai menuju Hua Lam sejauh 80,27 km adalah jarak terpendek sepanjang gelaran Asia Cross Country Rally 2017 (AXCR). Di jalur trek yang memiliki beberapa kombinasi handicap berupa batu dan lumpur jadi penanda berakhirnya event yang oleh pendirinya Tadayuki Sasa diklaim sebagai Reli Dakar versi di Asia. “Event ini memang dibuat mengikuti rule maupun sistem perlombaan seperti Reli Dakar. Hanya spek kendaraan yang ikut saja yang berbeda,” jelas Tadayuki Sasa.

leg6auto13

Toyota New Fortuner milik TRD Indonesia – TTI yang dikemudikan Takuma Aoki mencatat prestasi yang menjanjikan dalam penampilan perdana kali ini. Untuk peringkat overall Takuma Aoki berada di urutan ke-6. Sedangkan di kelas T1D mantan pebalap Motogp ini berada di urutan kelima. Namun perlu dicatat sepanjang mengikuti gelaran AXCR Takuma Aoki hanya mengendalikan stir dengan satu tangan. Toyota New Fortuner ini memang sudah dimodifikasi secara khusus agar bisa dikendalikan oleh driver yang lumpuh kedua kakinya. “Untuk menambah atau mengurangi gas dan juga mengerem saya memakai tangan kiri. Sedangkan tangan kanan untuk mengendalikan stir Toyota New Fortuner,” kata Takuma.

leg6auto11(ok)

Takuma Aoki sendiri ternyata sudah kurang lebih 10 kali mengikuti AXCR. Namun dengan kendaraan yang berganti-ganti. Tapi ketika dipercaya Toshio Obara – President Direktur TRD Indonesia untuk mengemudikan Toyota New Fortuner yang dikembangkan bersama Toyota Team Indonesia (TTI), Takuma merasa sangat gembira. Lantaran ia merasa sangat yakin dengan kemampuan yang dimiliki Toyota New Fortuner bermesin 2.8L . “Mobilnya tangguh, handlingnya lincah, suspensinya pun stabil,” kata Takuma.

Dan yang patut dicatat adalah transmisi matik yang terpasang di Toyota New Fortuner ini masih asli bawaan pabrik. “Terbukti hanya sedikit modifikasi transmisi matik ini tahan dipakai kompetisi AXCR,” kata Toshio Obara. Memang sepanjang gelaran AXCR, goffroad.com yang dipercaya jadi media peliput tim Takuma – GP Jepang menjadi saksi jika Toyota New Fortuner ini tak pernah mengalami kerusakan berarti. Kecuali ketika di SS5 Takuma menghajar batu besar yang tak terlihat akibat tertutup rerumputan (baca: http://goffroad.com/2017/08/19/axcr-2017-terganjal-batu-besar-dan-kubangan-lumpur/

leg6auto4

Kru dan mekanik Tim Takuma-GP hampir tak pernah terlihat kerja keras seperti tim-tim lain untuk memperbaiki kendaraan masing-masing. Tim Takuma-GP pun terlihat paling selow (santai .red). Hehehe… Yujiro Nakano yang jadi Manajer Tim mengakui jika pekerjaan yang dilakukan lebih sering pengecekan dan pembersihan rutin. Perbaikan berat hanya satu kali usai finish SS5.

leg6auto12

Walaupun tangguh dan mudah dikemudikan jujur saja ada sedikit kekurangan pada Toyota New Fortuner ini. Bobot mobilnya masih terlalu berat dan juga tenaganya masih “kurang” dahsyat. Soal tenaga mesin sejak awal memang sudah dikomentari Takuma Aoki. “Saya ingin tenaga mesin Toyota New Fortuner ini lebih besar lagi. Dan itu masih bisa diupgrade lagi. Mungkin lain kali bisa disempurnakan,” bilang Takuma. Hal ini mengingat peserta AXCR lainnya yang memakai mesin diesel commonrail sudah upgrade gila-gilaan. Seperti diketahui Thailand adalah surganya modifikasi diesel commonrail dengan tenaga berlimpah.

leg6auto8

Ternyata modifikasi mesin Toyota New Fortuner ini tetap mengikuti standar pabrikan. Bahkan ECU cukup diremap ulang. Tak seperti lawan Takuma Aoki lainnya yang rata-rata sudah memakai ECU aftermarket dan komponen aftermarket lainnya. Kalau soal bobot yang berat, Takuma memang menjelaskan sebagian besar body Toyota New Fortuner masih memakai bawaan pabrik yang terbuat dari pelat besi.  Berbeda dengan peserta lain yang sudah memakai body berbahan fiber sehingga bobotnya jauh lebih ringan. Rasanya hanya sedikit saja pekerjaan rumah yang perlu dilakukan untuk Toyota New Fortuner milik TRD Indonesia – TTI.

Jika tak terlalu sering mengalami kendala kehilangan arah (Missed Course) sebenarnya posisi Takuma Aoki bisa jauh lebih baik lagi. Terbukti beberapa kali finish SS, peringkat Toyota New Fortuner ini selalu masuk di kelompok 5 besar tercepat. Apa pun itu prestasi yang dicapai Takuma Aoki layak diapresiasi dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Salut Takuma!  Oh ya penampilan tim Indonesia lainnya di kelas Auto yaitu Lody Natasha/Memen Harianto memang harus banyak belajar. Apalagi ini event perdana di AXCR buat mereka berdua. Semoga lain kali lebih baik lagi.

leg6auto2
Salam #goffroad

leg6auto14

OVERALL_RESULT_AUTO_BY_CLASS-1

OFFICIAL_OVERALL_RESULT_AUTO-1

Tunggul Birawa Editor In chief