Seputar MEX 2017 : Ojekers Sakti Pengusir Galau di Hati Seputar MEX 2017 : Ojekers Sakti Pengusir Galau di Hati
Rute hardcore yang dipilih untuk gelaran Meratus Expedition 2017 (MEX 2017) Kalimantan Selatan memang menuntut kesiapan semua hal. Bukan hanya kendaraan, fisik dan mental... Seputar MEX 2017 : Ojekers Sakti Pengusir Galau di Hati

ojek20

Rute hardcore yang dipilih untuk gelaran Meratus Expedition 2017 (MEX 2017) Kalimantan Selatan memang menuntut kesiapan semua hal. Bukan hanya kendaraan, fisik dan mental para peserta tetapi juga berbagai pihak pendukung penyelenggaraan event yang memakan waktu kurang lebih 16 hari ini. Kesigapan panitia MEX sudah pasti termasuk juga kru pendukungnya. Support kru pendukung ini tak bisa dipandang  sebelah mata. Tanpa mereka kelancaran MEX 2017 pasti akan terganggu. Kisah suka duka tim support ini akan tersaji dalam tulisan terpisah. Bro Aries “Ayeka” Yudika akan berbagi cerita kehebohan yang dialaminya sepanjang gelaran MEX 2017.  Sabar yaaa… ceritanya lagi disusun. Hehehehe……

ojek28-(ok)

Nah, cerita kali ini adalah kisah para “Ojeker Sakti” yang ikut dilibatkan jadi bagian tim support. Keberadaan mereka tercipta karena tim support butuh anggota yang bisa membantu pendistribusian barang keperluan yang diminta para peserta MEX 2017 ketika masih berada di rute hardcore. “Banyak permintaan kiriman spareparts yang masuk, namun untuk bisa masuk mendekati rute peserta MEX 2017 tidaklah mudah. Medannya terlalu ekstrem untuk dilewati service car,” kata pria berambut gondrong ini.

ojek3-(oke)

Menurut Ayeka – sapaan akrab Aries Yudika, salah satu ojeker sakti ini sebenarnya pernah menemani Syamsir Alam  – Leader MEX 2017 ketika survey trek. Jadi kemampuan dan keberadaannya memang dibutuhkan. “Nama koordinator ojeker sakti ini  Ricky Banian,” kata Aries. Banian adalah nama salah satu desa yang dilewati rute MEX 2017. Ricky Banian kemudian diminta Ayeka untuk mencari 2 orang teman lagi yang berprofesi sama untuk membantu tim support MEX 2017.

Kebetulan goffroad.com ketemu dengan tim support yang dikomandoi Aries Ayeka ini di Simpang Tiga PT KEL. Di lokasi ini adalah untuk refueling para peserta MEX 2019 usai lolos dari siksaan tanjakan Thousand Miles. Dimana sebelumnya peserta melewati 2 tanjakan yang juga bikin frustasi yaitu tanjakan Jhonlin dan juga tanjakan SBM. “Ketiga tanjakan itu medannya super berat Mas Bro. Makanya aku libatkan tiga ojek ini agar mudah mengantar spareparts dan kebutuhan lainnya. Lihat dong modifikasi motornya, mantap kan? Hehehehe…,” celoteh Aries Ayeka.

ojek22

Ketiga motor yang berbasis Honda Win ini memang sudah menjelma jadi motor trail tangguh di medan Meratus. “Beban yang mereka bawa tidak ringan lo. Bisa ratusan kilogram! Bayangin saja sehari-hari mereka kerap membawa Jeriken berisi solar atau bensin plus barang-barang kebutuhan pokok lainnya pesanan para penduduk yang tinggal di sekitar Pegunungan Meratus,” perinci Aries.

ojek2

Modifikasi yang dilakukan memang jauh dari kata rapi dan modis tapi sungguh fungsional dan tepat guna. Wheelbase motor sengaja dimelarkan tujuannya untuk memudahkan melewati cerukan V yang banyak sekali ditemui di rute Meratus. Selain itu sokbreker belakang juga rata-rata 4 buah. Dua di kiri dan dua di kanan. Hanya saja tidak semua sokbreker dipasang. Tergantung beban yang akan dibawa. Jika bebannya berat maka keempat sokbreker belakang barulah diaktifkan. Posisi dudukan sokbreker pun digeser sehingga ground clearence motor terdongkrak habis. Jarak antara mesin dengan tanah kurang lebih sekitar 50 cm-an atau selutut orang dewasa. Motor ini pun jadi jarang nyangkut saat melewati lumpur yang dalam.

ojek6

ojek12-(ok)

Agar mudah melahap tanjakan terjal gir motor pun dimodifikasi. Di bagian belakang dipasang gir paling besar sedangkan gir depannya paling kecil. Tujuannya agar motor mudah menaiki beragam tanjakan maupun kubangan lumpur berat. Karena wheelbasenya sudah melar maka rantai gir yang dipasang pun dimodifikasi dengan cara disambung. Menyesuaikan dengan panjang wheelbase yang baru. Satu lagi senjata yang bikin motor ini sakti melibas berbagai trek adalah tambahan rantai di ban belakang.

ojek14-(ok)

ojek15

Biarpun ban belakang sudah memakai ban tipe pacul tapi berkat lilitan rantai yang dipasang membuat traksi ban jadi maksimal dan tak pernah hilang. Bahkan ketika motor trail import peserta MEX 2017 terjebak dan tertancap di lumpur, motor ojeker sakti ini dengan mudah wara-wiri melewati rombongan Dirt Bike MEX 2017. Sekalipun sambil membawa barang bawaan yang tak bisa dibilang ringan bobotnya. Memang, rantai di ban ini hanya bisa maksimal jika rute yang dilewati berupa tanah. Kalau lewat jalan aspal sudah pasti bakal kesusahan.

Sedangkan untuk tangki motor juga sudah dimodifikasi agar bisa menyimpan bensin lebih banyak. Kalau tangki asli Honda Win sekitar 8 Liter, tangki modifikasi yang dipasang mampu memuat bensin kurang lebih 15 Liter. Ini untuk mengantisipasi agar tidak sampai kehabisan bensin ketika di tengah perjalanan.

Selain karena dukungan modifikasi kendaraan yang tepat guna, skill dan fisik yang dimiliki para rider di Meratus juga bagus. Susah lo melewati jembatan kayu kecil dengan beban berat. Belum lagi tanjakan maupun turunan yang ektrem. Ditambah lagi tanah lembek yang super lengket. Hadeuuh… Jalan kaki saja sepatu boat karet yang dipakai bisa ketinggalan. Bisa kebayang siksaan peserta Dirt Bike yang akhirnya tak bisa finish dan harus dievakuasi. Sebagian besar motornya tertancap di tanah lembek super lengket.

ojek16

ojek17-(ok)

Ternyata modifikasi ojeker pendukung tim support (tim pendukung saja masih butuh dukungan lagi… hahahahaha) tidak semua sama. Di rute menuju BC10 (Desa Mariringan) modifikasi motor ojeker tak seekstrem di rute sebelumnya. Basis motor yang digunakan rata-rata motor bebek. Wheelbase juga tidak dimelarkan masih seperti asli keluaran pabrikan. Ban yang dipakai ban pacul tanpa rantai. Sokbreker sama ada 4 buah di belakang yang pemasangannya disesuaikan kebutuhan. Hal ini karena rute yang dilewati juga tak se-ekstrem sebelumnya. Satu hal lagi peranti yang selalu ada pada setiap motor di Meratus adalah pompa ban dan peralatan tambal ban. Yang jelas berkat keberadaan para ojeker itu para peserta MEX 2017 pun merasa sangat dibantu. Tak ada lagi offroader galau di hati karena mobilnya rusak dan harus cari spareparts pengganti.

Salam #goffroad

ojek11-(ok)

Tunggul Birawa Editor In chief