Zanda #3, Gadis Cilik yang Terbang dan Menari Bersama KTM 50CC Zanda #3, Gadis Cilik yang Terbang dan Menari Bersama KTM 50CC
Dunia motocross tanah air saat ini memang masih lebih didominasi krosser cowok. Tapi bukannya cewek tidak ada loh. Sebutlah nama Sheva Ardiansyah yang tahun... Zanda #3, Gadis Cilik yang Terbang dan Menari Bersama KTM 50CC

zanda1

Dunia motocross tanah air saat ini memang masih lebih didominasi krosser cowok. Tapi bukannya cewek tidak ada loh. Sebutlah nama Sheva Ardiansyah yang tahun ini turun di kelas SE 85cc. Gadis kelahiran 2005 ini putri dari Irwan Ardiansyah, Si Rase Terbang juara nasional motocross 7x. Ternyata tahun ini muncul lagi bibit baru krosser cilik wanita, Zanda panggilan akrabnya.

Si cilik Zanda yang bernama lengkap Fredeswide Aurrazzanda ini memiliki latar belakang yang berbeda dari Sheva. Zanda tidak lahir dari keluarga atlet atau motocross. Sang ayah Slamet Budiono dan Ibu Yuleha bukanlah mereka yang akrab dengan debu di trek motocross sebelumnya.

zanda6

Terus dari manakah Zanda bisa kenal motor yang bisa lompat-lompat di gundukan tanah ini? Ternyata ini karena Zanda masih bertetanggaan dengan Panji Mahesa dan Rauf. Panji tahun ini berlaga di kelas SE 85 setelah tahun lalu menjadi runner up nasional di kelas 65. Kedua kroser ini bergabung di tim Pertamina Enduro RPD MX Mimakai Art Industries yang bermarkas di Depok.

Karena melihat Panji tadilah maka Zanda tertarik mencoba olahraga ini. “Seru om, karena cewek gak banyak yang  suka motocross jadi nanti aku akan cepat terkenal,” kata Zanda polos saat ditanya motivasinya.

Zanda yang masih sekolah di SD Global Islamic Labschool Depok kelas 2 ini juga mengatakan bahwa suka bersaing dengan para cowok. “Suka tantangannya aja, karena lawan cowok,” katanya pede.

zanda5

Melihat minat putri semata wayangnya ini, sang orang tua sangat mensupport dan mengarahkan dengan benar. “Karena itu kita ikut bergabung dengan RPD MX Tim supaya Zanda dapat arahan yang benar dan bisa berprestasi,” kata Slamet Budiono sang ayah yang berkarier di perusahaan pelumas terbesar di tanah air ini.

Zanda dengan nomor start #3 ini mendapat gemblengan di tim sama seperti krosser cowok. Mereka berlatih di bawah arahan Bandung Sunggoro, mantan krosser nasional yang terkenal banyak melahirkan krosser hebat.

zanda7

Saat ini Zanda yang turun di kelas 50CC memiliki prestasi yang lumayan. Dari 3 seri kejurnas yang sudah dihelat, Zanda masuk 15 besar. Peserta di kelas ini cukup ramai, berkisar 25 krosser cilik. Hasil yang didapat dari setiap seri juga terus meningkat.

Melihat semangat dan ketekunan berlatih, maka bukan tak mungkin kelahiran 3 November 2008 ini akan terus memperlihatkan grafik peningkatan yang positif. Gadis cilik berjulukan Angel Muddy ini siap menjadi atlet berbakat penuh prestasi. Semoga terus lanjut dan tidak berhenti di tengah jalan.

Teruslah terbang dan menari dengan motor special engine mu Zanda! Salam #goffroad

zanda4

 

nurfil aiman Managing Editor